Sosok yang diduga Bunda Putri (Istimewa)

PEMBERITAAN Bunda Putri yang simpang siur sama pusingnya ketika kita harus menentukan pilihan rumah makan asal Minangkabau yang terjejer secara rapih di pertigaan Pasar Senen, Jakarta Pusat. Dari sekian banyak rumah makan yang menggunakan kata Bunda, menu yang disajikannya tetap aja seragam.

Namun, di sini kita tidak akan memperdebatkan mengenai makanan khas Minang yang disajikan rumah makan Bunda. Bunda yang menjadi perbincangan kita hari ini adalah Bunda Putri, si penyaji proyek bagi tuan-tuan besar.     

Bunda Putri pertama kali “dipromosikan” namanya dalam persidangan kasus dugaan suap impor daging sapi dengan Ahmad Fathanah. Ridwan Hakim, anak Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengaku, bahwa Bunda Putri adalah mentor bisnisnya.

Bahkan, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) menuturkan, Bunda Putri dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan merupakan anak pendiri Partai Golkar. Dalam persidangan, suami siri dari Darin Mumtazah ini juga mengungkapkan bahwa Bunda Putri bisa mengetahui secara langsung soal rencana Presiden SBY untuk melakukan reshuffle kabinet.

Kesaksian pria setengah baya yang doyan “daun muda” ini membuat pengang telinga SBY. Kontan, presiden dengan jabatan segudang tersebut langung mengadakan konfrensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma setelah tiba dari KTT ASEAN di Brunei Darussalam.

Dalam konfrensi pers itu, SBY mengatakan dengan geram bahwa pernyataan LHI itu bohong 1000% dan 2000% tidak benar kalau Bunda Putri tahu mengenai infomasi reshuffle kabinet.

“Sinetron” Bunda Putri tidak hanya melibatkan “artis” papan atas sekelas SBY. Tapi, di beberapa  media juga dimunculkan “artis-artis” utama lainnya. Misalnya, foto Bunda Putri dengan beberapa pejabat, antara lain; Dipo Alam (Menteri Sekertaris Kabinet), Purnomo Yusgiantoro(Menteri Pertahanan), Gita Wirjawan (Menteri Perdagangan), Hatta Rajasa (Menko Perekonomian), Andi Mallarangeng (Mantan Menteri Pemuda & Olahraga), Agum Gumelar (Mantan Ketua Umum PSSI), Faisal Basri (Mantan Calon Gubernur DKI Jakarta 2013/Ekonom).

Gita Wirjawan mengaku tidak kenal Bunda Putri. Padahal, dif oto Gita Wirjawan terlihat jelas Bunda Putri tengah menyematkan pin pada calon presiden dalam konvensi Partai Demokrat itu  di acara Musyawarah Nasional ke-2 Ormas Barisan Indonesia (Barindo) pada Agustus lalu di Surabaya. Gita mengatakan bahwa seharusnya yang menyematkan pin itu orang lain namun tiba-tiba Bunda Putri menyalip dan menyematkan pin kepada Gita.

Dipo Alam juga mengaku tidak kenal, bahkan dekat dengan Bunda Putri. DIpo Alam juga lupa kapan dan di mana foto yang beredar itu diambil.

Demikian juga Purnomo Yusgiantoro mengaku foto yang beredar dengan Bunda Putri diambil ketika menerima rombongan dari Petronas, antara lain dengan pendiri Petronas, Tan Sri Azizan dan Bunda Putri merupakan wakil Petronas di Indonesia. Purnomo juga lupa kapan dan di mana foto itu diambil serta mengaku tidak pernah dikenalkan secara khusus atau personal.

Nah, Hatta Rajasa justru malah mengaku pernah bertemu dengan Bunda Putri. Namun, sosok Bunda Putri yang Hatta kenal adalah orang Petronas karena pernah melihat di rombongan Petronas tahun lalu. Hatta Rajasa berdalih tidak pernah melakukan pertemuan dengan Bunda Putri di Cikeas ataupun di Kementrian Koordinator Perekonomian serta Hatta mengaku sudah lama tidak pernah melihat Bunda Putri lagi.

Sementara, Andi Mallarengeng dan keluarganya pernah berfoto dengan Bunda Putri. Bahkan foto itu diambil di rumah Andi dan bukan di acara formal. Choel Mallarangeng mengaku keluarga besarnya mengenal sosok Bunda Putri namun Choel tidak tahu apa Bunda Putri dan Andi kenal dekat atau tidak.

Teka-teki Bunda Putri mulai terkuak dengan adanya kesaksian Faisal Basri. Melalui blognya, calon Gubernur DKI Jakarta ini mengakui bahwa Bunda Putri merupakan sosok yang memiliki relasi yang sangat luas, bukan hanya kenal dengan pejabat di Indonesia tapi Bunda Putri juga memiliki jaringan hingga Timur Tengah dan Afrika, itu lah kenapa Bunda Putri kenal menteri Somalia.

Bunda Putri Masih Misterius

Walau puzzle Bunda Putri sudah lengkap, tetap saja ada tugas cukup berat untuk menyusunnya agar bisa tergambar dengan jelas wajah Bunda Putri sebenarnya.

Kabarnya, Bunda Putri itu adalah Tuti Iswari, pensiunan Bank Indonesia (BI). Namun, adik Wakil Presiden Boediono ini sudah mengklarifikasi bahwa dirinya bukan Bunda Putri, tapi memang kenal dengan Bunda Putri. Maka, Tuti Iswari bukan sosok Bunda Putri yang sesungguhnya.

Lalu, Bunda Putri menyasar pada sosok Non Saputri, istri Dirjen Hortikultura, Kementrian Pertanian. Sebelum memberikan keterangan pers, SBY memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi untuk menelepon Suswono dan menanyakan siapa itu Bunda Putri.

Segera, politisi PKS tersebut menyebutkan bahwa Bunda Putri adalah salah satu istri pejabat di Kementerian Pertanian. Jadi, sangat kecil kemungkinan bahwa Bunda Putri adalah Non Saputri, karena Bunda Putri diakui mengetahui seluruh informasi dari lingkaran Istana, dan menjadi penghubung Dewan Pembina beberapa partai.

Bunda Putri juga diasumsikan Sylvia Sholehah, istri Kepala Rumah Tangga Istana Presiden, Kombes Purn Purnomo D Rahardjo. Sebagai istri Kepala Rumah Tangga Istana Presiden tentu Sylvia Sholeah adalah sosok yang paling mungkin untuk mengetahui informasi rahasia yang dimiliki Istana. Maka, dengan segala power yang dimilikinya tentu SBY akan menyembunyikan sosok ini.

Bunda Putri dan Paranoid SBY

Dari tiga sosok Bunda Putri yang muncul di publik, Sylvia Sholeha (istri Kepala Rumah Tangga Istana Presiden) adalah sosok yang paling mungkin sebagai Bunda Putri. Karena, Bunda Putri mampu mengetahui reshuffle kabinet hingga mampu mempengaruhi kebijakan.

Beruntung si pemilik “puzzle” memiliki background militer. Setidaknya, teknik untuk mengelabui musuh sudah hatam. Ya, teori itu dalam peperangan terkenal dengan teknik decoy atau menggunakan umpan palsu untuk menipu pasukan musuh.

Masih segar dalam ingatan kita saat Presiden SBY reaktif menanggapi Bunda Putri. Sikap SBY ini patut diduga menggunakan strategi decoy.

Koordinator Aliansi Rakyat untuk Perubahan, Rizal Ramli, menjelaskan, jika menggunakan taktik Decoy, maka patut diduga sosok Bunda Putri adalah Sylvia Sholehah dan sangat dekat dengan Ani Yudhoyono. Sylvia Sholehah sendiri dikenal dengan sapaan Bu Pur, merujuk nama suaminya seorang purnawirawan polisi berpangkat kolonel yang bekerja di Cikeas, Purnomo.

Bu Pur namanya memang sempat menghiasi halaman depan media massa setelah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan dalam perkara korupsi dana proyek sarana olahraga terpadu Hambalang, Bogor.

Banyak kalangan menyebut bahwa Bu Pur bukanlah saksi biasa. Ia yang juga kepala rumah tangga Cikeas diduga berperan banyak dalam perkara korupsi yang mengantarkan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menjadi tersangka.

Dalam audit investigasi Jilid II BPK terkait proyek Hambalang, disebutkan bahwa istri kepala rumah tangga Cikeas, Kombes Pol (Purn) Purnomo D Rahardjo, Sylvia Sholehah atau Bu Pur ikut andil dalam memuluskan proyek Hambalang. Bu Pur disebut-sebut sebagai kerabat dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun hal itu dibantah oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Hermanto. Menurut dia, keluarga SBY hanyalah Bu Ani Yudhoyono, Agus Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Sekarang pertanyaannya adalah, apakah si pemilik “puzzle” ikhlas memberikan ke orang lain untuk menyusun rangkaian “puzzle” yang sudah lengkap sekarang ini?. [BWO]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU