Raymond Rondonuwu

Jakarta, Seruu.com - Poros Wartawan Jakarta (PWJ) menyatakan memberikan dukungan penuh kepada Raymond Rondonuwu, Produser News Program Seputar Indonesia RCTI yang mendapatkan hukuman dari pihak manajemen RCTI. PWJ menilai bahwa Raymond telah menjadi korban dari kesewenangan pemilik media saat dirinya memperjuangkan kebebasan pers dan menegakkan kode etik jurnalistik.

Hal tersebut dikatakan Ketua PWJ, Bambang Ali Priambodo, Sip dalam siaran persnya Selasa (01/7/2014). [baca; Protes Sumber Berita Yang Tidak Valid, Produser RCTI Di SP3 ]

"Menyikapi surat peringatan ke tiga (SP3) yang diberikan Pimpinan Redaksi RCTI Arya Sinulingga kepada Raymond Rondonuwu selaku produser news Program Seputar Indonesia,  Poros Wartawan Jakarta (PWJ) melalui pernyataan ini memberikan dukungan sepenuhnya kepada Raymond Rondonuwu untuk memperjuangkan kebebasan dan independensi pers," ujar Priambodo.

Menurut Priambodo, berdasarkan surat terbuka Raymond Rondonuwu kepada Pimpinan Redaksi RCTI Arya Sinulingga yang juga telah diterima PWJ, " kami menilai apa yang dilakukan Pimred RCTI tidaklah sepantasnya dilakukan, pasalnya apa yang diperjuangkan Raymond Rondonuwu justru seharusnya mendapat apresiasi dan menjadi contoh bagi Media dan rekan-rekan wartawan di Indonesia dalam usaha menjalankan Etika dan Kaidah Jurnalistik serta mendorong kebebasan dan Independensi Pers," terangnya.

Untuk itu secara tegas PWJ menyatakan agar ; "Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia dapat ikut serta menyelesaikan persoalan ini dengan memanggil Pimpinan Redaksi RCTI karena surat (SP3) tersebut tidak beralasan dan justru "mengangkangi" kebebasan pers serta menghambat usaha-usaha dalam mendorong Pers Indonesia yang sehat, Independen dan anti kekerasan. ditambah keterlibatan langsung Arya Sinulingga sebagai tim sukses salah satu Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2014," tandas Priambodo.

Kedua, PWJ menilai pasal penghinaan yang menjadi dasar Pimred RCTI untuk mengadukan Raymond Rondonuwu kepada Pihak Kepolisian sangat tidak berdasar, " karena berpendapat dan mengkritisi sebuah produk jurnalistik yang akan disiarkan ke ruang publik tidaklah melanggar UU Pers dan sesuai dengan Porsi Raymond selaku Produser di Program tersebut," tegasnya.

Ketiga, PWJ juga menyerukan kepada seluruh wartawan di Indonesia untuk secara bersama-sama memberikan dukungan terbuka kepada Raymond Rondonuwu demi keberlangsungan Kebebasan Pers Di Indonesia.

"PWJ juga akan mengawal hal-hal serupa yang besar kemungkinan juga menimpa insan pers dalam ruang-ruang redaksi di setiap media," pungkas Priambodo.

Dalam siaran persnya PWJ juga menyertakan surat terbuka Raymond secara utuh yang diterima oleh PWJ.  [mus]

 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU